Jumat, 04 November 2011

Demi Waktu

Haloww :D

Ini cerpen pertama saya :D
Spesial buat postingan pertama disini *apadahini*

Semoga pada suka okeh :D

Cekidott

“Rio”ucapku ketika melihat kekasihku berpelukan dngan seorang wanita yang aku tak mengenalinya

“Ify”ucapnya terkejut

“dia siapa yo”tanyaku

“di..dia”ucapan rio terpotong oleh shilla

“aku Shilla, kekasih rio”potongnya cepat

Jderrrr

Hatiku seperti mendengar petir di siang yang cerah. Aku tak menyangka bahwa Rio menghianatiku. Padahal sudah hampir setahun aku berpacaran dengannya.

“Fy, aku..aku bisa jelasin”ucapnya gugup

“gak perlu ada yang dijelasin, makasih atas penghianatan kamu. KITA PUTUS”ucapku sambil berlari keluar café

“Fy, IFY, aku bisa..arghhhh”rio menjabak-jambak rambutnya. Frustasi ? Maybe

^^^

“Hiks,,Hikss aku gak nyangka yo kamu tega ngehianatin aku. Aku benci kamu yo, AKU BENCI KAMU”teriakku


Hhhh… aku benci diaaa. Aku gak nyangka dia ngehianatin aku, padahal baru kemarin dia bilang cinta padaku.

*FlashBack*

“siap untuk pergi tuan putri”ucap rio sambil mengulurkan tangannya sambil tersenyum manis

“siap pangeran”aku terkekeh geli sambil mengulurkan tanganku

^^^

“rio ini keren bangettt”kataku kagum

“haha, iya dong”

“kamu tau tempat ini darimana?”

“darimana itu gak penting, yang penting aku tetap bisa melihat senyummu”

“gomball”

“aku gak gombal kok, aku serius”ucapnya sambil menatapku dalam, aku menundukkan kepalaku, aku tak bisa membalas tatapan tajamnya itu. Dia mengangkat daguku agar bisa menatapnya

“aku sayang kamu, aku cinta kamu fy”dia memiringkan kepalanya dan perlahan mendekati wajahku. Aku yang tak tau harus bagaimana, hanya bisa menutup mataku, aku bisa merasakan nafasnya yang semakin lama semakin terasa olehku. Beberapa detik kemudian aku bisa merasakan sesuatu yang lembab menempel di bibirku.

*FlashBack Off*

Rio F.O.V

“Arghhh siall”gue mengacak-acak rambutku. Aku menyesal telah menghianati orang yang menyanyangiku dengan tulus. Tapi aku tak bisa mengungkiri bahwa aku mencintai Shilla, gadis yang baru kutemui beberapa minggu yang lalu.Bahkan aku mencintainya melebihi aku mencintai ify.

*FlashBack*

Brukk

“aduhhh sakit tau, kalo jalan liat-liat dong”ucap seorang gadis yang aku tabrak

“maaf maaf, gue gak sengaja”ucapku lalu mendongakkan kepalaku yang tadi tertunduk

DEGGG

Jantungku berdetak cepat ketika melihat wajah gadis yang aku tabrak tadi, CANTIK SEKALI. Aku sampai gak kedip melihat wajahnya. Sampai aku melihat tangannya melambai-lambai di depan kepalaku

“Hei, Lo gak papa kan?”tanyanya sambil melambai-lambaikan tangannya

“eh, anu itu maap ya tadi gue gak sengaja”aku gerogi ketika dia berbicara padaku

“iya gapapa, lain kali liat-liat kalo jalan”ucapnya sambil tersenyum manis

“eh iya. Kenalin gue rio”ucapku sambil mengulurkan tanganku

“gue Shilla”ucapnya sambil membalas uluran tanganku

Dan disitulah awal kita bertemu. Aku nyaman berada didekatnya, setiap ada didekatnya jantungku berdebar sangat cepat dan aku melupakan semua masalah yang aku hadapi termasuk IFY. Seminggu kemudian aku bertekad untuk mengungkapkan perasaanku. Dannn Aku tak menyangka bahwa dia menerimaku.

“shill jujur dari awal aku ketemu kamu aku udah jatuh cinta sama kamu. Kamu mau kan jadi pacar aku ?”ucapku seraya menggenggam tangannya

“iya yo aku mau jadi pacar kamu”jwabnya sambil tersenyum, Refleks aku memeluknya senang dan mulai saat 
itu aku resmi menjadi kekasihnya

*FlashBack Off*

“Ifyyy maafin gueee”ucapku

Aku mengambil  gitar yang ada disudut kamarku

Aku yang tak pernah bisa lupakan dirinya
Yang kini hadir diantara kita
Namun ku juga takkan bisa menepis bayangmu
Yang selama ini temani hidupku

Maafkan aku menduakan cintamu
Berat rasa hatiku tinggalkan dirinya
Dan demi waktu yang bergulir disampingmu
Maafkanlah diriku sepenuh hatimu
Seandainya bila ku bisa memilih

Kalau saja waktu itu ku tak jumpa dirnya
Mungkin semua takkan seperti ini
Dirimu dan dirinya kini ada di hatiku
Membawa aku dalam kehancuran

Maafkan aku menduakan cintamu
Berat rasa hatiku tinggalkan dirinya
Dan demi waktu yang bergulir disampingmu
Maafkanlah diriku sepenuh hatimu
Seandainya bila ku bisa memilih

^^^

Author F.O.V

“Ify tunggu”teriak rio sambil menahan ify

“apaan sih lepass”ucap ify sambil berusaha melepaskan tangannya yang digenggam oleh rio

“Fy maafin gue, gue gak bermaksud buat”ucapan rio terpotong

“buat apa ?  buat ngehianatin gue ? iya ?”bentak ify sambil berusaha melepaskan tangannya

“enggak fy, gue ga bermaksud buat ngehianatin elo. Gue Cuma gak bisa ngebohongin diri gue sendiri kalo gue 
sayang sama shilla”

“kenapa lo gak putusin gue dari dulu yo ? disaat gue bener-bener cinta sama lo, kenapa dengan mudahnya elo ngehianatin gue ?”ucap ify sambil mengeluarkan air matanya. Rio terdiam. Dia merasa bahwa dirinya adalah lelaki yang sangat kejam. Tega-teganya dia menghianati gadis sebaik ify. Perlahan dia memeluk ify. Menenangkan gadis itu.

“kenapa yo ? kenapa disaat gue bener-bener cinta sama lo, elo malah ngehianatin gue dan bilang elo mencintai wanita lain ? kenapa yo ? kenapa ?”ucap ify menangis dan tangannya memukul pelan dada rio

“maaf fy, gue gak tau kenapa gue cinta sama shilla fy. Gue gak tau”ucap rio sambil mengeratkan pelukannya pada ify. Mereka terdiam.

“kamu pilih dia apa aku?”tanya ify seraya melepas pelukannya. Rio kaget, Rio bingung harus memilih yang mana. Kedua gadis itu berhasil merebut hatinya. Rio bimbang, namun sesaat kemudian dia menghela nafasnya. Mencoba meyakinkan hatinya untuk memilih siapa yang ia pilih.

“maaf fy, aku lebih memilih shilla, maaf”katanya sambil menunduk. Ify menghela nafasnya. Sesak ! ya itu yang ia rasakan.

“oke kalo itu mau kamu, aku harap kamu bahagia”ucap ify sambil seraya lari pergi dari hadapan rio
“maafin gue fy”gumam rio kemudian pergi dari tempat itu

^^^

“oke selamat malam semua, bertemu lagi dengan saya Gabriel di acara Pensi SMA Pelita Jaya. Sekarang kita sambut perwakilan dari kelas XII Ipa2, Mario Stevano”

Rio menaiki panggung dan mengambil gitar yang berada di sampingnya.

“lagu ini gue persembahkan untuk seseorang yang telah gue khianati. Gue harap lo maafin gue”ucap rio sambil melirik ify yang sedang menatapnya

Aku yang tak pernah bisa lupakan dirinya
Yang kini hadir diantara kita
Namun ku juga takkan bisa menepis bayangmu
Yang selama ini temani hidupku

Maafkan aku menduakan cintamu
Berat rasa hatiku tinggalkan dirinya
Dan demi waktu yang bergulir disampingmu
Maafkanlah diriku sepenuh hatimu
Seandainya bila ku bisa memilih

Kalau saja waktu itu ku tak jumpa dirnya
Mungkin semua takkan seperti ini
Dirimu dan dirinya kini ada di hatiku
Membawa aku dalam kehancuran

Maafkan aku menduakan cintamu
Berat rasa hatiku tinggalkan dirinya
Dan demi waktu yang bergulir disampingmu
Maafkanlah diriku sepenuh hatimu
Seandainya bila ku bisa memilih

Prokk Prokk Prokk
Tepuk tangan mengakhiri nyanyian rio. Rio tersenyum sambil membungkukkan badannya dan turun dari atas panggung.

“Oke, keren sekali Rio.Mending sekarang kita lanjut ke perwakilan kelas XII IPS3, Alyssa Saufika”

Ify menaiki panggung dan mengampiri piano yang tersedia di atas panggung. Dan mulai bernyanyi

Jika memang diriku bukanlah menjadi pilihan hatimu
Mungkin sudah takdirnya kau dan aku takkan mesti bersatu

Harus slalu kau tahu
Ku mencintamu disepanjang waktuku
Harus slalu kau tahu
Semua abadi untuk slamanya

Sesekali Ify melirik rio dan shilla yg sedang melihat kearahnya sambil berpeganga tangan. Ify menghela nafasnya lalu kembali bernyanyi..

Karena ku yakin cinta dalam hatiku
Hanya milikmu sampai akhir hidupku
Karena ku yakin di setiap hembus nafasku
Hanya dirimu satu yang slalu ku rindu
Harus slalu kau tahu
Ku mencintamu disepanjang waktuku
Harus slalu kau tahu
Semua abadi untuk slamanya
Karena ku yakin cinta dalam hatiku
Hanya milikmu sampai akhir hidupku
Karena ku yakin di setiap hembus nafasku
Hanya dirimu satu yang slalu ku rindu

Jika memang diriku bukanlah menjadi pilihan hatimu

*TAMAT*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar